KENAPA MENGGUNAKAN BASIS DATA
Banyak enterprise
yang telah menggunakan Basis Data atau Database, baik itu instansi
pemerintah, sekolah, pendidikan dan lain-lain. Pada postingan kali ini
tentang Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database.
Apa itu Basis
data atau Database? Banyak orang yang telah mengetahui apa itu Basis
Data atau Database. Basis Data atau Database bisa diistilahkan dengan
sebuah lemari besar yang terdiri dari rak-rak dan berisi dokumen. Dimana
dokumen tersebut telah diidentifikasi terlebih dahulu untuk membedakan
antara dokumen satu dengan dokumen yang lainnya, yaitu dengan
menggunakan Primary Key tersebut.
Alasan kenapa menggunakan basis data, karena pada semester tiga ini saya mendapat mata kuliah Sistem Basis Data, oleh karena itu saya mendapatkan dan menggunakan basis data (database)
Di basis data itu sendiri data yang saling berhubungan satu dengan yang
lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi
dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi
spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau
informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu
komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis
dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.
Basis data juga menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh
organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang. Kemudahan pemasukan
data, sehingga meringankan tugas operator dan
menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan
data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.
Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan
dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.
Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan,
pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
Basis data tidak hanya mempercepat perolehan informasi, tetapi juga
dapatmeningkatkanpelayanankepadapelanggan. Hal ini pulalah yang
mendorong banyak perusahaan yang menggunakan pemrosesan manual mulai
beralih memanfaatkan basis data.
Basis Data merupakan komponen dalam sebuah Sistem Informasi, karena
Basis Data (Database) menjadi tempat untuk menyimpan dan
mengorganisasikan seluruh data yang ada dalam sistem untuk menghasilkan
informasi-informasi secara tepat, akurat dan bermanfaat.
Basis Data (DataBase) dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip.
Jika kita memiliki sebuah almari arsip dan berwenang untuk mengelolanya,
maka kemungkinan besar kita akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
memberi sampul/map pada kumpulan/bundel arsip yang akan disimpan
menentukan kelompok/jenis arsip
memberi penomoran dengan pola tertentu yang nilainya unik pada setiap sampul/map
menerapkan arsip-arsip tersebut dengan cara/urutan tertentu dalam almari dll
Basis Data dan Lemari Buku memiliki prinsip kerja dan tujuan yang
sama.
Prinsipnya adalah pengaturan data, dan tujuan utamanya adalah
kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data.
Perbedaannya hanya terletak pada media penyimpanan yang digunakan.
Jika lemari arsip menggunakan lemari besi atau kayu, maka basis data
menggunakan media penyimpanan elektronis seperti disk (disket atau
harddisk). Tidak semua bentuk penyimpanan data secara elektronis bisa disebut
basis data, yang sangat ditonjolkan dalam basis data adalah pengaturan,
pemilahan, pengelompokan, pengorganisasian data yang akan di simpan
sesuai fungsi/jenisnya.


0 komentar:
Posting Komentar