BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 24 September 2012

Diagram Entity Relationship


Entity

     Entity-Relationship-Model     → digunakan untuk menggambarkan data dalam bentuk entity, attribute dan   relantionship antar entitas.
      Entity- Relationship-Diagram → diagram yang menggambarkan hubungan antar entitas.
      Entity Relationship Model terdiri dari tiga bentuk diagram dasar, yaitu :
-          Persegi             : merepresentasikan entitas
-          Elips                : merepresentasikan attribute
-          Garis                : merepresentasikan hubungan
   
      Entitas → objek yang ada dan dapat dari objek lain dalam dunia nyata
Contoh                        :
            Manusia           : Murid, Guru, Pegawai, Dosen.
            Tempat            : gudang
            Kejadian          : terjatuh, kebakaran. (melengkapi entitas)

Attribute

Attribute → property deskriptif yang dimiliki oleh semua anggota dari semua set entitas.
Contoh :
            Pegawai           : Nama, NIP, Jabatan, No. Telp
            Siswa               : Nama, Nomer Induk, kelas, jenis kelamin, tempat tanggal lahir.
            Mahasiswa      : Nama, NIM, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, asal.

Setiap attribute pada entitas memiliki kunci attribute (key attribute) yang bersifat unik. Contoh pada mahasiswa, jadi key attributenya adalah NIM

Jenis Attribute

1.      Attribute sederhana – atomic attribute
Terdiri dari 1 komponen tunggal yang tidak bisa diuraikan lagi.
Contoh                        : attribute NIM dalam entitas mahasiswa

2.      Attribute komposit – composite attribute
Terdiri dari beberapa attribute yang lebih mendasar.

3.      Attribute berharga tunggal – single valued attribute
Yang hanya mempunyai 1 nilai untuk suatu entitas tertentu
Contoh                        : attribute jenis kelamin pada entity siswa

4.      Attribute berharga banyak
Terdiri dari sekumpulan nilai-nilai untuk suatu entitas tertentu
Contoh                        : attribute hobi pada entity mahasiswa

5.      Attribute derivatif – derived attribute
Dihasilakan dari attribute lain yang tidak berasal dari satu entitas
Contoh:           attribute laki-laki atau perempuan yang dapat dihasilkan dari attribute jenis kelamin.


Relationship

Hubungan yang terjadi diantara satu atau lebih entity. Terjadi adanya transaksi yang menghasilkan suatu nilai tertentu
Contoh             : entity MAHASISWA dengan
                          NIM = “A14.2009.00637” dan nama= “Nugroho Edi Saputa”
                          Berelasi dengan entity sebuah Mata Kuliah
                          Kode MK = “D501” dan nama mata kuliah = “Proses Komunikasi”
Relasi diantara kedua entity :
MAHASISWA sedang mengambil mata kuliah.

Cardinality Ratio

Cardinality Ratio one to one

Satu entitas pada satu entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas B dan juga sebaliknya
Ex : manager hanya memimpin 1 departemen

Cardinality Ratio one to many
Satu entitas A dihubungkan dengan sejumlah entitas B
Ex : banyak karyawan bekerja pada satu department

Cardinality Ratio many to many
Setiap entity A dapat berhubungan dengan banyak entitas B


Tahap pembuatan Entity Relationship diagram
1. Mengidentifikasi dan menetapkan himpunan entity yang terlibat
2. Menentukan atribut dari entity
3. Menentukan atribut primary key dari entity
4. Menentukan relationship dari entity
5. Menentukan atribut atribut dari setiap relationship

Senin, 17 September 2012

RINGKASAN BASIS DATA


Materi 14 September 2012
 
Database diartikan sebagai kumpulan data. Kelompok data yang antara satu dengan yang lain saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dengan cepat dan mudah.
Data                : fakta mentah yang belum diolah untuk mempunyai makna.
Informasi         : hasil dari pemrosesan data yang sudah mempunyai informasi bermanfaat.
Objectivitas dalam basis data yang pertama memiliki kecepatan dan kemudahan, mempunyai efisiensi ruang penyimpanan, kebersamaan pemakaian, dapat juga menangani data dalam skala besar, meniadakan duplikasi dan inkonsistensi data, keamanan terjamin.

Ada beberapa komponen dari basis data, diantaranya;
  • Hardware 
  • Operating Sistem (OS)
  • Database
  • DBMS ( Database Managemen System) 
    Contoh dari DBMS :
-          Orade
-          Ms. SQL
-          Ms. Access
-          My SQL
-          PostgreSQL
-          DB2
  • User
  • Application
Arsitektur yang terdapat di basis data, yaitu
  • Stand Alone                : hanya pada computer yang sama, atau satu computer saja.
  • System terpusat           : terdiri dari sebuah server dan sejumlah terminal.
  • System client               : untuk mengatasi kelemahan pada system terpusat.
Bahasa dalam basis data merupakan bahasa yang digunakan oleh user untuk  berkomunikasi. Ada beberapa Bahasa basis data, diantaranya:
  1. DDL  → untuk pendefinisisan : tempat penyimpanan data. Contohnya : create table, create database
  2. DML → untuk memanipulasi : tempat penyisipan, untuk penambahan, pengubahan.

Rabu, 12 September 2012

KENAPA MENGGUNAKAN BASIS DATA

Banyak enterprise yang telah menggunakan Basis Data atau Database, baik itu instansi pemerintah, sekolah, pendidikan dan lain-lain. Pada postingan kali ini tentang Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database.

Apa itu Basis data atau Database? Banyak orang yang telah mengetahui apa itu Basis Data atau Database. Basis Data atau Database bisa diistilahkan dengan sebuah lemari besar yang terdiri dari rak-rak dan berisi dokumen. Dimana dokumen tersebut telah diidentifikasi terlebih dahulu untuk membedakan antara dokumen satu dengan dokumen yang lainnya, yaitu dengan menggunakan Primary Key tersebut.

Alasan kenapa menggunakan basis data, karena pada semester tiga ini saya mendapat mata kuliah Sistem Basis Data, oleh karena itu saya mendapatkan dan menggunakan basis data (database)

Di basis data itu sendiri data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user
Basis data juga menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang. Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani. Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem. Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
Basis data tidak hanya  mempercepat perolehan informasi, tetapi juga dapatmeningkatkanpelayanankepadapelanggan. Hal ini pulalah yang mendorong banyak perusahaan yang menggunakan pemrosesan manual mulai beralih memanfaatkan basis data.
Basis Data merupakan komponen dalam sebuah Sistem Informasi, karena Basis Data (Database) menjadi tempat untuk menyimpan dan mengorganisasikan seluruh data yang ada dalam sistem untuk menghasilkan informasi-informasi secara tepat, akurat dan bermanfaat.
Basis Data (DataBase) dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip. Jika kita memiliki sebuah almari arsip dan berwenang untuk mengelolanya, maka kemungkinan besar kita akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
memberi sampul/map pada kumpulan/bundel arsip yang akan disimpan
menentukan kelompok/jenis arsip
memberi penomoran dengan pola tertentu yang nilainya unik pada setiap sampul/map
menerapkan arsip-arsip tersebut dengan cara/urutan tertentu dalam almari dll
Basis Data dan Lemari Buku memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama.
Prinsipnya adalah pengaturan data, dan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data.
Perbedaannya hanya terletak pada media penyimpanan yang digunakan. Jika lemari arsip menggunakan lemari besi atau kayu, maka basis data menggunakan media penyimpanan elektronis seperti disk (disket atau harddisk). Tidak semua bentuk penyimpanan data secara elektronis bisa disebut basis data, yang sangat ditonjolkan dalam basis data adalah pengaturan, pemilahan, pengelompokan, pengorganisasian data yang akan di simpan sesuai fungsi/jenisnya.

KENAPA MENGGUNAKAN BASIS DATA

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Basis Data

Kelebihan Sistem Basis Data

Mengurangi kerangkapan data
Mencegah ketidakkonsistenan
Keamanan data dapat terjaga
Integritas dapat dipertahankan
Data dapat digunakan bersama-sama
Menyediakan recovery
Memudahkan menerapkan standarisasi
Data bersifat mandiri
Keterpaduan dapat terjaga

Kekurangan Sistem Basis Data

Diperlukan tempat penyimpanan yeng besar
Diperlukan tenaga yang terampil dalam mengolah data
Perangkat lunaknya mahal
Kerusakan di sistem basis data mempengaruhi departemen yang terkait